Chat with us, powered by LiveChat

Manchester City Dilarang Ikuti Kompetisi Eropa Selama Dua Musim

Bandar54 Badan sepak bola Eropa, UEFA kini secara resmi menyatakan bahwa mereka memberikan sanksi berupa larangan bermain pada ajang kompetisi Eropa terhadap klub kaya raya asal Inggris, Manchester City.

BANDAR BOLA

Sanki larangan tampil pada ajang Liga Champions dan juga Liga Europa ini berlaku selama dua musim yaitu pada 2020-2021 dan juga 2021-2022 yang akan datang. Tidak hanya itu saja, UEFA juga memutuskan untuk menjatuhkan denda sebesar 30 juta euro untuk Manchester City.

Walaupun demikian, Manchester City pun memiliki hak untuk mengajukan banding atas apa yang dijatuhkan oleh UEFA dan atas keputusan ini terhadap Badan Arbitrase Olahraga (CAS).

BANDAR BOLA EURO

Keputusan atas sanksi The Citizens ini diambil oleh pengadilan Independen dari Badan Kontrol Finansial Klub dari UEFA pada Jumat 14/02 kemarin.

“Menyusul sesi dengan pendapat digelar pada 22 Januari 2020, Pengadilan Independen dari Badan Kontrol Finansial Klub UEFA, yang dipimpin oleh Jose da Cunha Rodrigues, pada hari ini memberitahukan kepada Manchester City terkait keputusan akhir dari kasus yang dimaksud oleh Kepala Penyidik,” demikian pernyataan resmi halaman UEFA.

AGEN BOLA

Penyidikan UEFA menemukan fakta bahwa Manchester City telah melakukan pelanggaran yang cukup serius terhadap aturan Financial Fair Play atau FFP dan Club Licensing.

Pelanggaran tersebut merupakan hal yang melebih-lebihkan angka pendapatan dari sponsor dilaporan keunangan yang diserahkan kepada UEFA dalam periode 2012 sampai 2016.

EURO 2020

Tidak hanya itu saja, Manchester City juga dianggap tidak bersikap kooperatif dalam proses penyidikan tersebut yang dilaksanakan oleh Bandarn Kontrol FInancial Klub UEFA.

Tidak berselang lama dari pengumuman dari UEFA, Manchester City pun langsung merilis pernyataan sikap lewat halaman resmi mereka. Dalam pernyataan tersebut City pun menyatakan bahwa pihak mereka merasa kecewa namun tidak terkejut dengan keputusan apa yang telah diambil oleh Pengadilan Ajudikasi UEFA.

Walaupun demikian, Manchester City juga mengaku kecewa dengan sikap curiga yang memihak dari UEFA tentang kasus ini. The Citizens juga menegaskan bahwa mereka akan segera mengajukan banding terhadap Badan Arbitrase Olahraga (CAS).